Wednesday, May 7, 2014

Bromo


1.Foto foto gunung bromo
2.Foto foto gunung bromo
3.Foto foto gunung bromo

Ingin melihat pemandangan paling indah matahari terbit di Tanah Air? Datanglah ke Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Ada sensasi tersendiri melihat matahari pelan-pelan muncul dari balik gunung dan awan terasa di bawah mata kita. Bagaikan mengawang di atas gunung.
Dari Jakarta menuju Gunung Bromo bisa ditempuh dengan tiga cara. Melalui udara langsung beli tiket pesawat Jakarta-Surabaya. Hampir semua maskapai penerbangan nasional membuka jalur Jakarta-Surabaya.
Sampai di Bandara Juanda ada pilihan bus Damri yang mengantar kita ke terminal bus Bungurasih Surabaya. PIlih bus jurusan Jember atau Banyuwangi. Kepada kondektur bus, katakan bahwa Anda ingin turun di Probolinggo.
Sampai Terminal Probolinggo, Anda bisa naik angkutan desa ke jurusan Kecamatan Ngadisari, biayanya sekitar 25 ribu rupiah. Tetapi jangan kaget. Angkutan desa ini menunggu penumpang hingga penuh, barulah kemudian ia mau berangkat. Jadi agak lama menunggu mobil jenis colt lama itu untuk berangkat.
Melalui jalur kereta api, banyak pilihan untuk Anda, mulai dari kelas eksekutif sampai ekonomi. Anda bisa naik kereta api eksekutif Agro Angrek atau kereta api ekonomi non-AC Gaya Baru sampai Surabaya.
Dari Stasiun Kereta Api Gubeng, Surabaya, Anda bisa naik Kereta Api Mutiara Timur jurusan Surabaya-Banyuwangi yang berangkat pukul 09.00 WIB setiap harinya. Anda beli tiket sampai Stasiun Probolinggo saja. Dari Stasiun Probolinggo bisa naik angkutan kota ke Terminal Bus Probolinggo untuk ganti angkutan desa ke Kecamatan Ngadisari, kota terakhir sebelum ke Gunung Bromo.
Apabila ingin naik bus eksekutif langsung ke Probolinggo, ada pilihan beberapa bus eksekutif di Terminal Bus Lebakbulus Jakarta jurusan Jember atau Banyuwangi. Anda cukup beli tiket jurusan Jakarta-Probolinggo saja.
Di Kecamatan Ngadisari banyak pilihan tempat menginap. Bisa di hotel atau rumah-rumah penduduk yang sekamar hanya 100 hingga 200 ribu rupiah saja. Urusan perut tak perlu khawatir. Ada banyak warung-warung makanan yang menjual minuman dan makanan panas untuk mengurangi dinginnya udara Gunung Bromo.
Untuk melihat matahari terbit ke Gunung Bromo lokasinya berada di Penanjakan. Anda perlu menyewa mobil jip hardtop untuk mengantar Anda menyeberangi lautan pasir. Harga sewa sekitar 300 hingga 400 ribu rupiah per mobil.
Untuk sewa mobil ini Anda bisa patungan dengan beberapa wisatawan. Satu mobil cukup untuk tujuh orang. Anda harus sudah memesan mobil jip ini pada malam hari. Pemilik hotel jam 03.00 WIB akan membangunkan Anda untuk berangkat melihat matahari terbit. Supir jip disini sangat mahir menyetir mobilnya di lautan pasir yang gelap.
Jangan lupa membawa jaket, syal, sarung tangan, dan topi penutup telinga. Karena selain dinginnya udara, juga angin kencang membuat Anda kedinginan. Sangat beruntung apabila Anda datang tidak dalam keadaan cuaca mendung sehingga leluasa melihat matahari terbit.
Sekitar pukul 04.45 WIB matahari akan terbit perlahan-lahan. Sekitar 30 menit Anda akan takjub melihat keindahan matahari terbit sampai akhirnya matahari terang berendang dan puncak Gunung Bromo terlihat bersebelahan dengan Gunung Batok.
Jangan kaget banyak pengunjung yang bertepuk tangan saat matahari muncul perlahan-lahan tersebut karena keindahannya memiliki sensasi tersendiri. Kita akan merasa berada di atas awan melihat kabut di bawah menari-nari diatas Gunung Bromo. Puncak Gunung Semeru juga kelihatan dari kejauhan membelakangi Gunung Bromo.
Setelah puas foto-foto bersama di Penanjakan, Anda bisa langsung ke kawah Gunung Bromo. Mobil jip sewaan akan mengantar Anda sampai pemberhentian terakhir di dekat pura di kaki Gunung Bromo.
Untuk naik ke puncak kawah Gunung Bromo Anda bisa naik tangga sampai puncaknya. Apabila tidak mau capai, Anad bisa sewa kuda dengan ongkos 100 ribu rupiah. Anda akan naik kuda dengan dituntun pemilik kuda sehingga Anda bisa aman di atas pelana kuda tanpa khawatir kudanya lari.
Dari puncak Gunung Bromo Anda akan melihat langsung kawah yang sedikit berbau belerang. Pemandangan di bawah berupa keindahan lautan pasir dan Pura Hindu tampak anggun di kejauhan kaki gunung.
Kuda-kuda yang parkir menunggu pengunjung menyewa juga menambah keindahan pemandangan. Di sisi sebelah Gunung Bromo juga bisa dilihat Gunung Batok yang terlihat seperti bentuk kue berlapis raksasa karena bentuk gunungnya seperti berlapis-lapis.
Setelah puas berfoto ria di puncak Gunung Bromo Anda bisa siap-siap turun dari puncaknya menuju Ngadiari. Tentu kembali dengan menaiki jip sewaan yang setia menunggu Anda untuk kembali ke penginapan. Jangan lupa kesepakatan harga dengan supir jip sewaan Anda harus detail, mulai dari jemput penginapan sampai pulang kembali ke penginapan. Jangan lupa berhenti sesekali untuk foto-foto.
1.Foto foto gunung bromo
2.Foto foto gunung bromo
3.Foto foto gunung bromo

sumber kompas Selasa, 23 Agustus 2011

Saturday, June 25, 2011

Menjual Keperawanan demi mendapatkan Hand Phone

Media Korea melaporkan, gadis dari Kota Maoming Provinsi Guangzhou meminta orangtuanya untuk membeli ponsel, namun ayahnya menolak.

Segera dia menulis status di Weibo (jejaring sosial populer di Cina), menawarkan keperawanannya untuk diperdagangkan, demi mendapatkan 4 iPhone baru putih. Dia bahkan meninggalkan nomor kontak jika ingin menelepon.

Tapi respon yang diterimanya adealah negatif, mereka mengatakan itu hanya tipuan, atau hanya perbuatan hacker untuk mempermalukan gadis tersebut .

Yah. mari berharap itu hanya hanya tipuan. Tidak bisa dibayangkan hal tersebut adalah ide yang bodoh, karena 5 iPhone akan segera rilis dalam beberapa bulan berikutnya!

Fenomena ini cukup mengejutkan, meski belum diketahui apakah itu benar atau hanya tipuan. Tapi sebelumnya ada seorang remaja Cina menjual ginjal untuk membeli iPad 2.

Cupang

hati-hati jika anda melakukan cupang (ciuman pada anggota tubuh yang meninggalkan bekas kemerahan). DI SELANDIA BARU-Seorang wanita Selandia Baru berusia empat puluhan tahun menerima cupang dari pasangannya ketika mereka sedang bermesraan. Sayangnya, hal ini membawa dampak yang buruk. Rupanya, cupang terletak pada arteri di lehernya. Jumlah hisap yang dibutuhkan untuk menciptakan memar yang membuat pembekuan kecil pada di arteri pembuluh darah. Pembekuan ini menyebabkan stroke yang menyebabkan kelumpuhan parsial.

Sunday, June 19, 2011

Ruyati, the 28 th migrant workers who were beheaded in Saudi Arabia This Year

Beheading Ruyati bint Sapubi, or Ruyati bint Saboti Saruna, gave sadness in Indonesia Ruyati is the 28th person who was beheaded in Saudi Arabia.

"Beheading (Ruyati) in the western province of Makkah to bring the number of executions in the ultra-conservative kingdom this year to 28, according to an AFP tally based on reports of human rights groups," writes AFP on Saturday (06/18/2011).

Group that monitors human rights in Saudi Arabia beheaded penalty is Amnesty International. Monitoring agency based in London is called, last year Saudi Arabia beheaded 27 people. This year, not including Ruyati, 27 people have also been beheaded. As many as 15 people were beheaded in May .

Whereas in 2009, the number reached 67 people were executed, while in 2008 as many as 102 people. Amnesty International urges the Saudi government to stop the death penalty. While in 2007, 158 people facing the sharp sword.

Rape, murder, denial of religious / apostasy, armed robbery and drug trafficking, all sentenced to death based on a strict interpretation of the government of Saudi Arabia uses the Islamic sharia law.

Statement of Saudi Arabia authority as Saudi Arabia reported by news agency, SPA, stated, Ruyati was convicted of murdering Khairiya Mijlid binti Hamid, a hit in the head repeatedly with a meat cutter and stabbed in the neck.

The authority did not elaborate on the motive that event and did not mention the women's association. But the news is growing, it is the woman who killed Ruyati employer.

As many as 1.2 million Indonesians working as migrant workers abroad. Of that amount, 70 percent were in Saudi Arabia.

Saturday, June 18, 2011

Bomb in Lubuk Linggau, South Sumatera,

Pictures of Injured Victim

Bomb
sent in SM Supermarket, Lubuk Linggau, South Sumatra, is known to contain two series of large and small bombs. Luckily not all the circuit explode, and only a small circuit that exploded.

"In one package there are two circuits,f small and large circuits," said District Police Chief Adjunct Senior Commissioner Lubuklinggau takwil Ichsan in Lubuk Linggau, Saturday (18/06/2011).

According to him, not all circuits explode. "What exploded was a small chain of custody," he said.

Homemade bomb exploded Saturday morning at SM Supermarket. Bomb explosion resulted supermarket owner, Hindra Sumardjono, having wounded in the abdomen. Hindra is now undergoing treatment in hospital Lubuk Linggau Siti Aishah.
perawatan di RS Siti Aisyah Lubuk Linggau.

Earthquake in Tapanuli, North Sumatera,

Aftershock measuring 5.1 on the Richter Scale (SR) re-rocked North Tapanuli (Taput), North Sumatra (North Sumatra), Saturday (06/18/2011) afternoon at around 18:58 pm. As a result, residents panicked jump out of the house.

Based on the record of Meteorology and Geophysics (BMKG) Medan, the point of the earthquake in Northern
longitude 1.78, 99.14 east longitude, or 31 kilometers Southeast Tarutung with a depth of 10 kilometers.

Quake caused residents in the Village Sarulla, District Pahae Jae, Taput still traumatized by the quake, rushed out of the house. Not yet known the devastation wrought by the aftershocks are caused by shocks occurred in the evening.

One resident, Tuti said, the earthquake also resulted in power outages instantly.

"Electricity had survived a day ago. But because of the earthquake off again this afternoon. Residents panicked and confusion to escape," said Tuti.

Tuti also mentioned, some people fainted in shock with the aftershocks. But there has been no casualties.

"The health care team and Tarutung Earthquake Disaster in every village, are still doing checks whether there are casualties," said Tuti.

From the information gathered, the earthquake also caused road Sumatra Cross-Tarutung buried landslides from the hills at four points, but there has been no confirmation of the success obtained.

Thursday, July 1, 2010

Rekening dalam sorotan

Rekening dalam Sorotan
MARKAS Besar Kepolisian RI meminta klarifikasi 21 perwira yang memiliki rekening mencurigakan. Dari perwira berpangkat komisaris hingga komisaris jenderal, mereka melakukan transaksi yang "tidak sesuai profilnya"-maksudnya tak sesuai dengan pendapatan resmi. Berikut ini sebagian dari transaksi yang dicurigai Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan itu.
Cheta Nilawati

INSPEKTUR JENDERAL MATHIUS SALEMPANG
Laporan kekayaan (22 Mei 2009):
Rp 8.553.417.116 dan US$ 59.842
Jabatan: Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Timur
Tuduhan:
Memiliki rekening Rp 2.088.000.000 dengan sumber dana yang tidak jelas. Pada 29 Juli 2005 rekeningnya ditutup dan Mathius memindahkan dana Rp 2 miliar ke rekening lain atas nama seseorang yang tidak diketahui hubungannya. Dua hari kemudian dana ditarik dan disetor ke deposito Mathius.
Tanah dan properti: Tanah dan bangunan serta empat bidang tanah di Jakarta Timur.
Harta bergerak: Mobil BMW, Toyota Alphard, logam mulia.
"Saya baru tahu dari Anda."
(24 Juni 2010)

INSPEKTUR JENDERAL SYLVANUS YULIAN WENAS
Laporan kekayaan (25 Agustus 2005):
Rp 6.535.536.503
Jabatan: Kepala Korps Brigade Mobil Polri
Tuduhan:
Dari rekeningnya mengalir uang Rp 10.007.939.259 kepada orang yang mengaku sebagai Direktur PT Hinroyal Golden Wing. Terdiri atas Rp 3 miliar dan US$ 100 ribu pada 27 Juli 2005. Kemudian US$ 670.031 pada 9 Agustus 2005.
Tanah dan properti: Dua bidang tanah dan bangunan di Depok, lima bidang tanah di Depok, dua bidang di Minahasa, empat bidang di Jakarta Pusat.
Harta bergerak: Mobil Mitsubishi, Toyota Kijang, Suzuki Baleno, Honda City, Toyota Innova, logam mulia, dan giro.
"Dana itu bukan milik saya."
(24 Juni 2010)

INSPEKTUR JENDERAL BUDI GUNAWAN
Laporan kekayaan (19 Agustus 2008):
Rp 4.684.153.542
Jabatan: Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian
Tuduhan:
Melakukan transaksi dalam jumlah besar, tak sesuai dengan profilnya. Bersama anaknya, Budi disebutkan telah membuka rekening dan menyetor masing-masing Rp 29 miliar dan Rp 25 miliar.
Tanah dan properti: Dua bidang di Jakarta Selatan dan 12 bidang di Subang, Jawa Barat.Usaha peternakan dan perikanan, perkebunan, pertanian, kehutanan, pertambangan, obyek wisata, serta rumah makan.
Harta bergerak: Mobil Toyota Harrier, Honda Jazz, Nissan Teana, dua sepeda motor, logam mulia, dan barang antik.
"Berita itu sama sekali tidak benar."
(25 Juni 2010)

BADRODIN HAITI
Laporan kekayaan (24 Maret 2008):
Rp 2.090.126.258 dan US$ 4.000
Jabatan: Kepala Divisi Pembinaan Hukum Kepolisian
Tuduhan:
Membeli polis asuransi pada PT Prudential Life Assurance Rp 1,1 miliar. Asal dana dari pihak ketiga. Menarik dana Rp 700 juta, dan menerima dana rutin setiap bulan.
Tanah dan properti: Tanah dan bangunan di Depok, dua bidang di Bekasi, sebidang di Tangerang, Surabaya, Jakarta.
Harta bergerak: Mobil Toyota Kijang, logam mulia, giro.
"Itu sepenuhnya kewenangan Kepala Bareskrim."
(24 Juni 2010)

KOMISARIS JENDERAL SUSNO DUADJI
Laporan kekayaan (2008):
Rp 1.587.812.155
Jabatan: Mantan Kepala Badan Reserse Kriminal
Tuduhan:
Menerima kiriman dana dari seorang pengacara sekitar Rp 2,62 miliar dan kiriman dana dari seorang pengusaha. Total dana yang ditransfer ke rekeningnya Rp 3,97 miliar.
Tanah dan properti: Tanah, bangunan di Depok.
Harta bergerak: Mobil Honda, logam mulia, giro.
"Transaksi mencurigakan itu tidak pernah kami bahas."
(M. Assegaf, pengacara Susno, 24 Juni 2010)

INSPEKTUR JENDERAL BAMBANG SUPARNO
Laporan kekayaan:
Belum ada
Jabatan: Staf pengajar di Sekolah Staf Perwira Tinggi Polri
Tuduhan:
Membeli polis asuransi dengan jumlah premi Rp 250 juta pada Mei 2006. Ada dana masuk senilai total Rp 11,4 miliar sepanjang Januari 2006 hingga Agustus 2007. Ia menarik dana Rp 3 miliar pada November 2006.
"Tidak ada masalah dengan transaksi itu. Itu terjadi saat saya masih di Aceh."
(Jakarta, 24 Juni 2010)
SUMBER: WAWANCARA, SUMBER TEMPO, LAPORAN HARTA KEKAYAAN PEJABAT NEGARA